Senin, 30 November 2009

FUNGSI PANEL UFS BOX

Topic kita kali ini akan mempelajari fungsi dari panel – panel UFSbox, yang terdapat pada display software DCTXBb5, Jika anda sudah memiliki mari kita pelajari bersama :
(Gambar akan saya sertakan pada setiap fungsi)

Setelah anda membuka maka pada kolom paling atas akan terdapat tulisan Dctxtool v2.0.9.0 artinya bahwa box UFS anda ada pada versi diatas. (semua tidak sama,terbaru adalah v2.0.9.0),jika belum silahkan lakukan update seperti yang telah saya terangkan pada blog ini.

Perhatikan kolom connect (kiri pojok atas)
Kolom connect adalah kolom yang dipergunakan untuk memeriksa hubungan box dengan komputer, Apakah telah terinstal dengan baik.Jika telah terinstal dengan baik maka pada kolom result akan anda dapati tulisan informasi mengenai versi box anda dan hwk id.
Perhatikan kolom check (samping kolom connect)
Kolom ini digunakan untuk memeriksa hubungan ponsel yang hendak kita flash dengan komputer,pada saat kita mengclick (kabel data harus terkoneksi dengan baik pada hp dan box) maka pada kolom display result akan mengeluarkan analisis dari proses tersebut.Hasil dari proses ini harus Ok tidak boleh terdapat kata-kata “Error” atau lainnya.
Perhatikan kolom info (samping kolom check)
Kolom ini dipergunakan untuk membaca data-data yang terdapat pada ponsel, data-data ini berisi kode-kode yang mengidentitaskan hardware khususnya IC,yang berfungsi sebagai informasi tentang ic yang kita ganti atau pasang apakah sudah terpasang dengan baik atau belum.Fungsi lainya pada kolom ini untuk mengetahui hardware-hardware apa saja yg rusak pada hp,khususnya hardware yang berhubungan dengan data seperti ic flash,icram,ic cpu,ic rf, dari proses info ini kita juga bisa mengetahui apakah hp dapat kita perbaiki atau tidak.
Perhatikan kolom flash (samping kolom info)
Kolom ini digunakan untuk mengeksekusi data yang akan kita masukan kedalam ponsel, proses memasukan ini sering kita sebut atau dengar dengan istilah (flash)
Perhatikan kolom UI setting (samping kolom flash)
Kolom ini dipergunakan untuk mengkondisikan hp pada posisi tertentu (pilihan terdapat di dalam dengan mengclick tanda panah arah bawah pada panel) setelah kita melakukan proses UI setting.
Perhatikan kolom DCT3,DCTL,WD2,BB5 (samping kolom flash)
Kolom ini dipergunakan untuk memilih type ponsel dan untuk memperoleh kode software yang akan kita masukan kedalam ponsel.Pada panel diatas semua box sama dengan catatan versinya juga sama atau dengan kata lain anda telah mengupdate box yang anda miliki.Pada beberapa versi panel BB5 tidak ada karena panel ini diperuntukan untuk ponsel-ponsel keluaran baru.
Perhatikan tulisan find and setting terletak dibawah kolom DCT3,DCTL,WD2,BB5 sesuai dengan namanya(find and setting), maka fungsi dari panel ini adalah untuk menemukan (find) dan mengatur (setting) data hp yang akan kita masukan (MCU,PPM,CNT,PM)

PRODUCT
Kolom Product adalah kolom yang dipergunakan untuk mencari kode software ponsel atau type ponsel.misalnya anda memilih RH-38 1100b maka dapat kita artikan anda akan memasukan data/memflash ponsel Nokia 1100 keluaran BM (black market/hp yg tidak dikeluarkan oleh nokia Indonesia/hp yang dibawa dari luar negeri) berkode software RH-38 dengan type 1100b huruf b sebagai identitas ponsel bukan dari Indonesia)
Sebagai catatan untuk anda semua, sebaiknya dalam menentukan product hp, yang anda jadikan patokannya adalah kode softwarenya/kode pertamanya (RH-38 bukan1100b)jangan dengan type hp.Kenapa saya katakan demikian? Hal ini untuk menghindari terjadi kesalahan data pada proses pengeflashan, karena ada type ponsel yang sama tapi berbeda software,sebagai contohnya ponsel 1100 itu memiliki data (RH-38,RH-36,RH-18), Yang mana sekarang data ponsel yang akan anda flash? Cara ini saya sebut dengan istilah manual
Kedua dengan melihat sticker di balik hp,biasanya bersebelahan dengan imei ?? Bisakah?dengan cara seperti ini sebenarnya bisa tapi tidak akurat, kenapa saya mengatakan demikian? Pada ponsel-ponsel tertentu memiliki bentuk mesin yang sama persis dan fitur yang sama tapi tampilan ponsel berbeda atau dengan kata lain ceasing berbeda (sebagai contoh : hp 6610i dengan 7250i)keduannya sama, apabila kita menggunakan sticker sebagai patokan lalu bagaimana ceritanya jika mesin yang terdapat didalamnya lain?berhasilkan anda memflash??Jawabnya berhasil tapi ponsel anda tidak akan mendapat signal juga fungsi pada menu radio tidak akan berfungsi
Ketiga adalah cara yang paling akurat dengan mengclick tombol info dan membaca kolom resultnya,Jelaskan?
MCU
Kolom MCU adalah kolom yang dipergunakan sebagai data master control pada ponsel, data ini mempunyai ukuran paling besar dibanding data-data lainnya (misalnya RH-38.XXXXX15000kb)
PPM
Kolom PPM adalah kolom data yang dipergunakan sebagai data bahasa yang ada pada ponsel,data ini memiliki ukuran lebih kecil dari data MCU. (misalnya RH-38.XXXXX._PPM MB_10.0000kb)
Kode yang terdapat didalamnya akan terlihat di kolom Language pack (paling bawah) yang diikuti dengan kode berupa huruf atau angka,sedangkan pada versi-versi type-type tertentu software dctx tidak dapat menampilkan kode (khususnya Indonesia, maka saya sarankan anda menghafalnya biasanya untuk ponsel-ponsel baru kode bahasa Indonesianya adlah X,MB)
CNT
Kolom CNT adalah kolom data yang berisi daftar menu pada ponsel misalnya (folder gambar, ringtones, radio, dll tergantung pada fitur hpnya).data ini memiliki ukuran lebih kecil dari Ppm (misalnya RH-38.XXXXX._CNT_ MB_1500kb).Dalam memasukan data ini yang perlu diperhatikan adalah MCUnya. contoh yang benar lihat dibawah:
Product rh-30 (3200)
Contoh yang benar:
Product rh-30 (3200)
Mcu rh_30_07.620
Ppm rh_30_07.620mb
CNT rh_30_07.620_cnt_mb
Contoh yang salah:
Product rh-30 (3200)
Mcu rh_30_06.620
Ppm rh_30_07.620mb
CNT rh_30_07.620_cnt_mb
Contoh yang salah:
Product rh-30 (3200)
Mcu rh_30_07.620
Ppm rh_30_07.620mb
CNT rh_30_07.620_cnt_ma

Silahkan anda analisa mana proses yang salah dari contoh diatas dan bandingkan dengan yang benar ??dan ambil kesimpulan dari apa yang saya contohkan, negrtikan?

Lihat bagian Action mode (dibawah panel connet)
Terdapat tulisan scenario, panel ini dipergunakan untuk untuk melakukan langlh proses flashing yang kita inginkan/skenariokan secara manual atau auto.(click tombol pilihan tombol panah)
Lihat bagian interface (disamping kanan action mode)
Berfungsi untuk melakukan koneksi yang akan digunakan,pada bagian ini anda tidak perlu untuk merubah-rubah koneksi karena software akan melakukanya secara aoutomatis
Lihat bagian speed (disamping kanan interface)
Digunakan untuk mengatur proses flash/pemasukan data dari komputer ke hp,click panak kebawah untuk melihat pilihan pada screenshot software dctx bb5 anda
Perhatikan bermacam-macam tulisan dibawah skenario
Terdapat tanda centang di posisi Auto Clear Result Window , Terdapat tanda centang di posisi Auto Detect Product, Terdapat tanda centang di posisi Import Simlock, Terdapat tanda centang di posisi Auto Scroll result window, Terdapat tanda centang di posisi Use ini file setting, Terdapat tanda centang di posisi Flash Ppm only.Pada posisi diantar anda tidak perlu merubahnya,biarkan seperti itu adanya
Panel START
Dipergunakan untuk mengeksekusi data yang akan diproses secara otomatis
Fungsi UI option (dibawah file and setting) berfungsi untuk melakukan setting user interface secara manual

Perhatikan kolomnya dan fungsinya, dibawah ini :
Full UI Default : Mengembalikan penyettngan UI secara menyeluruh pada posisi default
UI Factory Default : Mengembalikan penyettngan ponsel secara menyeluruh
Full Factory Default : Mengembalikan settingan startup logo,kode ponsel,gambar (CNT)
Soft Upgrade Default : Mengembalikan settingan software pada posisi default
Reset User Lock : Mengembalikan kode pin hp yg diganti menjadi standart 12345
Init Sim Lock : Membuka ponsel yang terkunci akibat perbedaan jaringan
Reboot In Normal Mode : Melakukan booting pada ponsel setelah melakukan Flashing

0 komentar:

Poskan Komentar

 

nikimuracell Nikimura© 2009 Blog Gue Designed by Nikimura Sponsored by Blog Gue